BLOG INI pada awalnya berisi Kutipan / Kata Mutiara / Kata-kata Bijak (quotations), Ringkasan (summaries), dan Pemahaman (insights). Dalam perkembangan selanjutnya diisi dengan artikel-artikel singkat. Silakan klik di sini... untuk kembali ke BLOG UTAMA.

01 Oktober 2012

Jemawa

Apakah arti “jemawa”? Jemawa itu congkak—menilai diri sendiri melebihi yang seharusnya. Jemawa itu sombong—merasa lebih baik dari orang lain, merasa memiliki kemampuan luar biasa dan mengagungkan diri sendiri.

Orang jemawa merasa tidak memerlukan siapa pun, Tuhan sekalipun. Sikap itu membuat Tuhan sedih. Orang jemawa harus berhati-hati jangan sampai Tuhan marah, seperti Ia marah kepada Lucifer, si setan yang dahulu adalah kepala para malaikat.

Tuhan menciptakan Lucifer sebagai malaikat yang cantik dan musisi berbakat. Namun Lucifer jemawa, berpikir bahwa dirinya jauh lebih baik dari para malaikat lainnya. Ia bahkan dengan sombong berpikir bahwa ia juga lebih baik dari Tuhan!

Tuhan marah, mengusirnya keluar dari surga seraya berkata, “Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kaumusnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar” (Yehezkiel 28:17).

Kesombongan itu akan menghancurkan kita. Keluarga, karier, dan persahabatan hancur karena sikap itu. —Agus Santosa

* * *

Sumber: KristusHidup.com, 1/10/2012 (dipersingkat)

==========

09 September 2012

Berlari Cepat

Eric Liddell, dalam film 'Chariots of Fire', menunda keberangkatannya sebagai misionaris ke China untuk berlari di ajang Olimpiade.


Jenny, adiknya, kesal atas keputusan itu. Mungkin ia menganggap olahraga lari sebagai sekadar aktivitas duniawi yang pantas dikorbankan demi suatu tugas yang lebih mulia.

Bagaimana tanggapan Eric? Ia menjawab, "Aku percaya Tuhan menjadikanku dengan suatu tujuan. Dia membuatku dapat berlari cepat, dan ketika aku berlari, aku merasakan kegirangan hati-Nya."

Sang ayah mendukungnya dengan berkata, "Eric, engkau dapat memuliakan Tuhan dengan mengupas kentang jika engkau mengupasnya dengan sebaik-baiknya."

Kebanyakan dari kita bersikap seperti Jenny: menilai hal-hal tertentu saja sebagai pelayanan rohani. Namun, sesungguhnya "untuk kesenangan hati Tuhan semuanya ada dan diciptakan."

Segala yang ada seharusnya menjadi ekspresi penyembahan untuk menyenangkan Sang Pencipta, bukan hanya hal-hal tertentu saja.

Anda merasa tugas harian Anda biasa-biasa saja, bahkan sepertinya tidak rohani? Tuhan merancang tiap-tiap orang berbeda, menempatkan kita di bidang-bidang yang khas di mana kita bisa melayani secara efektif.

Apakah Tuhan digirangkan dengan apa yang Anda kerjakan saat ini? —ARS

HAL APAKAH YANG KETIKA ANDA LAKUKAN, ANDA MERASAKAN KEGIRANGAN HATI TUHAN?

* * *

Sumber: e-RH, 9/9/12 (dipersingkat)

Judul asli: Dia Membuatku Berlari

==========

Posting Terbaru

Langganan Updates

Untuk berlangganan updates semua blog berbahasa Indonesia saya, silakan isi formulir di BLOG UTAMA.

NB: Satu formulir untuk semua blog.

Pemilik Blog

Foto saya
• Infopreneur, Online Publisher
• Penerjemah buku Retire Young Retire Rich karya Robert T. Kiyosaki & Sharon L. Lechter, dan banyak buku lainnya.